21 Hari Doa dan Puasa Daniel


Apakah Puasa Daniel?

Daniel 10:2 -3

Pada waktu itu aku, Daniel, berkabung tiga minggu penuh: makanan yang sedap tidak kumakan,
daging dan anggur tidak masuk ke dalam mulutku dan aku tidak berurap
sampai berlalu tiga minggu penuh.

Puasa Daniel adalah puasa yang dilakukan secara spesifik, dimana Anda menghindari atau tidak
menikmati makanan yang Anda sukai sepanjang tahun dan memilih makanan yang sederhana.
Tujuan dari puasa ini adalah untuk TIDAK melakukan hal-hal yang biasa dilakukan, supaya fokus
Anda hanya tertuju pada Tuhan dan berdoa. Alkitab tidak memberikan keterangan detail tentang
jenis-jenis makanan yang tidak boleh dimakan, namun dikatakan bahwa Daniel menghindari
makanan yang dinikmati raja dan hanya memakan sayur dan minum air.

Tujuan 21 Hari Doa dan Puasa Daniel:
• Tujuan yang ingin dicapai dari setiap Doa dan Puasa adalah untuk semakin intim dengan Tuhan
• Ketika Anda mengakhiri setiap Doa dan Puasa, Anda akan semakin kuat di dalam kerohanian dan semakin sungguh-sungguh dalam mendedikasikan hidup Anda untuk Tuhan
• Meminta tuntunan pengetahuan, kepandaian, hikmat dan pengertian serta impian-impian yang baru, teristimewa dalam menjalani tahun yang baru ataupun tahun ke depan (Daniel 1: 17)

Apa yang kita lakukan?



Di dalam 21 hari berdoa mari Anda memberikan ”Perpuluhan” waktu Anda kepada Tuhan setiap
hari. 1 hari Tuhan memberikan 1444 menit setiap harinya di dalam hidup Anda, ”Perpuluhan” doa
Anda adalah 144 menit (2 jam dan 24 menit).

”Perpuluhan” setiap hari di dalam doa kedengarannya sangat sulit, bahkan mustahil bagi Anda,
tetapi pikirkan beberapa hal di bawah ini untuk dapat membantu Anda memenuhi ”Perpuluhan”
waktu doa Anda:
• Berdoalah dalam perjalanan ke kantor, ketika sedang memasak, berbelanja, dan lain-lain
• Pakai waktu makan siang Anda di kantor untuk berdoa, kurangi waktu menonton TV Anda dan pakai untuk berdoa.
• Ketika Anda berbaring dan tidak bisa tidur berdoalah sampai Anda ketiduran
• Pergilah ke gereja atau ke Menara doa dengan sengaja untuk berdoa
• Cobalah untuk meluangkan waktu bersaat teduh dengan Tuhan dengan waktu dan tempat yang spesifik setiap hari, untuk mendengarkan suara Tuhan
• Luangkan waktu untuk berdoa dengan pasangan dan keluarga, bila Anda sudah berkeluarga, atau bisa dengan teman-teman

Makanan yang disarankan:


• Gandum
• Kentang
• Kacang-kacangan
• Buah-buahan
• Sayur-sayuran
• Minuman: air putih dan Jus buah (disarankan untuk meminum air putih min 8 gelas sehari)


Makanan yang dihindari

• Daging, Ikan dan makanan yang terbuat dari lemak
• Nasi putih
• Tepung terigu (makanan yang dibuat dari tepung, contoh: roti)
• Buah-buahan yang dikeringkan, kue dan biskuit
• Telur
• Minuman: alcohol




Site: IFGF GISI


2 comments:

  1. 1.Bagi yang sdh berkeluarga jika selama menjalani 21 hari doa dan puasa apakah masih diperbolehkan melakukan hubungan suami-istri?
    2.Jika tidak kuat hingga hari ke 21 apakah membatalkan niat yang pada awalnya hendak diharapkan ? terimakasih atas penjelasannya

    ReplyDelete
  2. menurut saya, waktu 21 hari itu benar2 anda gunakan untuk tujuan intim dengan Tuhan yang artinya tidak melakukan hal2 yg biasa anda lakukan,, menurut saya lebih baik tidak berhubungan intim.. saat niat awal anda jelas saya yakin anda dapat mengalahkan nafsu.. Gbu

    ReplyDelete